Kursus Gratis dari Kemdikbudristek Targetkan 24.500 Peserta, Buruan Daftar

- Kamis, 23 September 2021 | 09:54 WIB
Ayo Kursus (Instagram)
Ayo Kursus (Instagram)

HALLO LAMPUNG – Program kursus gratis ‘Ayo Kursus’ dihelat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi).  Program menargetkan 24.000 anak usia sekolah yang tidak bersekolah di bawah usia 25 tahun.

“Program ini menjadi salah satu solusi yang ditawarkan untuk membantu masyarakat agar tetap meningkatkan kualitas dirinya meski dalam situasi pandemi. Ini upaya untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak usia sekolah atau putus sekolah, untuk kembali mendapatkan pendidikan, mereka harus kembali ke sekolah. Salah satunya melalui program kursus dan pelatihan,” kata Nadiem pada peluncuran  ‘Ayo Kursus’ secara daring, Rabu, 22 September 2021.
 
Nadiem menyebutkan,  pendidikan kecakapan wirausaha (PKW) yang merupakan program inisiatif dari Ditjen Diksi menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi adalah solusi terbaik yang dimiliki untuk memulihkan Indonesia. Sejalan dengan semangat gotong royong Merdeka Belajar, Nadiem berharap para kepala Dinas Pendidikan dan penggerak komunitas pendidikan dapat mendukung program Ayo Kursus.
 
“Mari sosialisasikan program ini secara luas, agar anak-anak kita tahu bahwa mereka masih punya harapan untuk bermimpi. Mari bergotong royong memperkuat vokasi untuk mewujudkan Indonesia Pulih, Indonesia Merdeka Belajar,” seru Nadiem.



Sementara itu, Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek Wikan Sakarinto mengatakan, program Ayo Kursus ini diintegrasikan dengan program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) yang tengah berjalan pada  2021.
 
“Kesempatan ini sangat relevan bagi mereka agar tidak menyerah pada kondisi ketiadaan kesempatan bekerja maupun melanjutkan kuliah. Sebaliknya, mereka justru didorong untuk mengembangkan diri dan bersiap pada era selanjutnya setelah pandemi, di mana gerbang-gerbang dunia kerja lebih terbuka namun persaingan tetap tinggi,”  ucapnya.
 
Untuk anak yang akan melanjutkan kuliah,  program ini, kata Wikan ada  tambahan jenis keterampilan yang didapatkan di kursus. Pelatihan akan meningkatkan memiliki kompetensi yang lebih mumpuni, baik dari pengembangan keahlian maupun karakter mereka. “Inilah yang akan menjadi modal di masa depan untuk berkembang bersama dunia kerja,” kata Wikan.
 
Calon peserta didik dapat mendaftar secara mandiri di aplikasi Ayo Kursus yang berbasis komputer pada tautan https://banper.. 

Tautan ini secara sistem akan dihubungkan dengan lembaga kursus dan pelatihan (LKP) yang sudah ditetapkan dalam program PKK/PKW. Pada laman ‘Ayo Kursus’, calon peserta didik mengisi data diri, setelah dikurasi mereka dapat leluasa memilih kursus dengan jenis keterampilan sesuai bakat dan minat mereka, yang selanjutnya akan diarahkan ke LKP sesuai jenis keterampilan pilihan. Pemerintah telah menganggarkan sekitar Rp100 miliar untuk LKP di seluruh Indonesia.***

Editor: Diana Alfiatri

Tags

Terkini

Antisipasi Perubahan Iklim, Jokowi Tanam Mangrove

Kamis, 23 September 2021 | 14:46 WIB

Vaksin Astrazeneca Sebanyak 684.900 Dosis Kembali Datang

Kamis, 23 September 2021 | 09:18 WIB

Bansos Tunai Covid-19 Dihentikan, Ini Alasannya

Rabu, 22 September 2021 | 08:27 WIB

Positivity Rate Indonesia 2,48 Terendah Sejak Pandemi

Selasa, 21 September 2021 | 22:54 WIB

5 Cara Cegah Gelombang 3 Covid 19 Muncul di Indonesia

Selasa, 21 September 2021 | 20:08 WIB

5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Kembali Datang

Senin, 20 September 2021 | 18:59 WIB

RI Lalui Masa Sulit Covid-19, Dunia pun Tercengang

Senin, 20 September 2021 | 11:33 WIB

Terpopuler

X