17 Tersangka Jual Beli Jabatan di Probolinggo Ramai-ramai Masuk Tahanan

- Sabtu, 4 September 2021 | 23:19 WIB
Gedung KPK
Gedung KPK

HALLO LAMPUNG - Sebanyak 17 tersangka kasus jual beli jabatan kepala desa (Kades) di Kabupaten Probolinggo, ramai-ramai masuk tahanan.

"Untuk kepentingan proses penyidikan, tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan untuk 20 hari pertama terhitung sejak 4 September 2021 sampai dengan 23 September 2021," ucap Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu, 4 September 2021.

Mereka yang ditahan berasal dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Probolinggo, yaitu Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho'im (KO), Akhmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), dan Nurul Hadi (NH).

11 tersangka itu ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur, Jakarta.

Selanjutnya, Nurul Huda (NH) dan Hasan (HS) ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur, Sugito (SO) ditahan di Rutan Salemba Jakarta Pusat, Sahir (SR) ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat, Samsuddin (SD) ditahan di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih KPK, dan Maliha (MI) ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Diketahui, KPK total menetapkan 22 orang sebagai tersangka kasus tersebut terdiri dari empat orang sebagai penerima dan 18 orang pemberi suap.

 

Editor: Pamudji S

Tags

Terkini

Hasto Bantah Isu Megawati Masuk Rumah Sakit

Kamis, 9 September 2021 | 13:05 WIB

Coki Pardede Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Minggu, 5 September 2021 | 00:00 WIB

Bertemu Dubes Australia, Kepala PPATK Bicarakan Ini

Jumat, 3 September 2021 | 07:49 WIB

Miris, 7 Kepala Daerah Terlibat Jual Beli Jabatan

Rabu, 1 September 2021 | 16:31 WIB

Terpopuler

X